Kamis, 22 Oktober 2015

Aku Manusia dan Dia Manusia Tidak pernah ada yang sempurna

Aku sempat marah sama teman, sahabat, atau mungkin sudah seperti saudara...
Aku merasa betapa bodohnya dia...
Hanya diuji dengan masalah yang menurutku sangat sepele dan kecil sekali dibandingkan masalahku... Tapi dia begitu kacau...
Bagaimana nanti saat dia dihadapkan dengan hidup yang begitu kejam seperti yang ku hadapi???
Aku berfikir dunia ini kejam dan dia sangat lemah...
Aku memberikan dia nasehat dengan tutur kata yang sangat apik...
Hanya jawaban IYA IYA dan IYA tapi tetap saja mental...
Masalah sangat kecil selalu di dramatisir olehnya...
Masalah selalu dibesar-besarkan dan di bumbui kebohongan oleh dia...
Aku begitu bosan dan muak dengan perilaku dan cara dia dalam menghadapi masalah yang sangat sepele...

Sampai pada akhirnya aku putuskan untuk tidak peduli sama sekali dengan dia dan segala curhatannya..

Tapi aku ingat salah satu teman dulu pernah bekata, bahwa Tuhan memberikan ujian bukan dari besar kecilnya, tetapi dari kuat atu tidak umatnya menerima ujian itu. Bukan orang lemah, jika orang itu mendapatkan ujian kecil tapi dia begitu terpuruk. Karena kehebatan seseorang adalah dia yang mampu menghadapi masalah apapun itu sekecil apapun itu...

Dari situ saya sadar, dan saya tetap memilih untuk diam dan hanya mendengarkan...
Karena Tuhan tidak selalu menguatkan umatnya dengan ujian yang besar, kehidupan yang keras.
Tapi Tuhan menguatkan umatnya dengan berbagai macam cara...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar